Persyaratan BPOM Makanan: Rincian dan Cara Menyiapkannya

persyaratan bpom makanan

Persyaratan BPOM makanan adalah bagian paling penting yang harus siap sejak awal. Tanpa persyaratan yang lengkap, maka proses pengurusannya jauh lebih rumit bahkan izinnya tidak bisa terbit.

Semua syarat memang memengaruhi berapa lama mengurus BPOM makanan sampai selesai. Oleh sebab itu persiapan syarat harus maksimal, serta cara menyiapkannya juga harus tepat agar cepat selesai.

Persyaratan BPOM Produk Makanan

Sebenarnya syarat urus BPOM sendiri ada banyak. Agar lebih mudah, maka syarat ini akan terbagi menjadi tiga kategori berbeda. Masing-masing penjelasan lengkapnya ada di bawah ini:

1. Dokumen Produk

Persyaratan BPOM makanan yang pertama adalah dokumen produk. Berhubung yang akan dibuat izinnya adalah makanan, maka semua aspek yang berkaitan dengan makanan tersebut harus diserahkan.

Dokumen produk ini mulai dari rancangan label makanan, komposisi bahan baku, deskripsi proses produksi, sampai informasi nilai gizi. Semua dokumen tersebut juga harus sesuai dengan ketentuan dari BPOM.

Menyiapkan semua dokumen produk ini mungkin terkesan mudah. Namun nyatanya tidak jarang pelaku usaha mengalami kendala atau bahkan dokumennya perlu perbaikan. Oleh sebab itu memakai jasa pengurusan BPOM akan sangat membantu.

2. Identitas Perusahaan

Identitas dari perusahaan yang memproduksi makanan juga harus lengkap. Tujuannya adalah agar BPOM tahu dengan jelas siapa yang memproduksi dan apakah perusahaannya sudah terdaftar secara legal.

Dokumen identitas perusahaan sendiri seperti NPWP, NIB, serta izin usaha lain yang relevan. Asal perusahaannya legal dan sudah terdaftar, proses menyiapkan identitas ini tidak akan sulit.

Semua proses pendaftaran BPOM tetap memerlukan identitas perusahaan yang sah. Meski daftar BPOM online, data identitasnya akan tetap dicek untuk melihat keabsahan guna meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan.

3. Dokumen Tambahan Produk Dalam Negeri dan Impor

Selanjutnya ada persyaratan BPOM makanan yang berkaitan dengan asal produknya. Dokumen tambahan ini akan terbagi menjadi dokumen produk dalam negeri dan dokumen produk impor.

Untuk dokumen tambahan produk dalam negeri, perlu CPPOB atau SMKPO, hasil analisis laboratorium, peta, denah, serta layout sarana produksi. Semua data tersebut tentunya perlu persiapan yang kompleks.

Lalu untuk dokumen tambahan produk impor, syaratnya tidak kalah banyak. Mulai dari surat penunjukan, sertifikat sistem manajemen keamanan pangan, sertifikat kesehatan, izin impor, dan hasil audit.

Kelengkapan dokumen tambahan sesuai asal produk ini akan memengaruhi cara daftar BPOM makanan sampai selesai. Tidak jarang prosesnya akan mengalami kendala, jadi persiapan dokumen tambahan ini harus lebih teliti.

Tips Melengkapi Persyaratan BPOM Produk Makanan

Saat menyiapkan persyaratan BPOM makanan, sangat mungkin untuk mengalami kendala karena dokumennya banyak. Jadi terkadang pelaku usaha akan kesulitan menyiapkannya sendiri.

Oleh sebab itu, tips paling jitu adalah dengan memanfaatkan jasa bantuan seperti PT Legalita Raya. Nantinya, jasa ini akan membantu menyiapkan dokumen, pengurusannya, sampai pendaftaran dan penerbitan izin.

Proses konsultasi dengan jasa bantuan juga akan membantu pelaku usaha semakin memahami regulasi yang ada. Apalagi pendampingan juga lengkap dengan tenaga ahli berpengalaman, sehingga prosesnya bisa tanpa hambatan.

Jika dibandingkan dengan mengurus sendiri, tentu memakai jasa bantuan akan lebih efektif dan efisien. Biaya urus BPOM makanan juga akan lebih terjangkau karena minim kesalahan dan kerugian.

Penutup

Persyaratan BPOM makanan memang sangat banyak sesuai dengan aturan. Oleh sebab itu, pelaku usaha harus teliti dalam mempersiapkannya. Akan lebih baik memakai jasa bantuan agar prosesnya lebih maksimal dengan bantuan ahli.