Cek BPOM: Cara Memastikan Izin Edar Produk Sebelum Membeli

Cek BPOM - Legalita Raya Abadi

Sebelum membeli obat, kosmetik, suplemen kesehatan, atau pangan olahan, konsumen perlu memeriksa informasi produk melalui kanal resmi. Salah satu langkah awalnya adalah Cek BPOM, yaitu mencari data produk pada basis data Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Pemeriksaan ini membantu konsumen mencocokkan nama produk dan nomor izin edar dengan catatan resmi. Namun, hasil pencarian tidak menggantikan pemeriksaan kemasan, label, dan tanggal kedaluwarsa.

BPOM menyediakan situs Cek Produk yang menerima pencarian berdasarkan nama produk, merek, nomor izin edar, atau nama pendaftar. Konsumen juga dapat menggunakan aplikasi BPOM Mobile untuk mencari informasi atau memindai kode 2D jika fitur tersebut tersedia pada produk. Karena itu, jangan hanya mengandalkan klaim penjual. Cocokkan data yang tampil dengan informasi pada kemasan sebelum membeli. Langkah ini relevan bagi konsumen yang membeli produk secara langsung maupun melalui lokapasar. Meski begitu, hasil pencarian hanya membantu memeriksa data registrasi; konsumen tetap perlu menilai kondisi barang yang diterima.

Cek BPOM: Kenali Data yang Perlu Dicocokkan

Saat hasil pencarian muncul, periksa nama dan merek produk, nomor izin edar, jenis atau bentuk produk, serta nama pendaftar jika tersedia. Pastikan informasi tersebut sesuai dengan barang yang sedang Anda periksa. Jika nama, nomor, atau detail kemasan berbeda, telusuri perbedaannya sebelum mengambil keputusan.

Nomor izin edar yang tercetak pada label belum otomatis membuktikan bahwa nomor itu benar-benar milik produk tersebut. Oleh sebab itu, lakukan Cek BPOM dengan memasukkan nomor atau nama produk ke kanal resmi, lalu cocokkan seluruh detail yang tersedia. Saat Cek BPOM, perhatikan juga apakah data pendaftar dan kategori produk sesuai dengan informasi pada kemasan. Jangan hanya mengandalkan gambar sertifikat, tangkapan layar, atau pernyataan penjual karena informasi itu belum tentu menunjukkan status terkini.

Setiap kategori produk memiliki jalur dan ketentuan yang berbeda. Obat, obat tradisional, suplemen kesehatan, kosmetik, dan pangan olahan tidak selalu mengikuti prosedur yang sama. Sebagai contoh, Peraturan BPOM Nomor 23 Tahun 2023 mengatur registrasi pangan olahan. Sementara itu, produk kategori lain tunduk pada aturan sesuai jenisnya. Karena itu, pelaku usaha perlu memastikan regulasi yang relevan sebelum mengajukan izin.

Cara Cek BPOM melalui Situs dan Aplikasi Resmi

Untuk memulai, buka situs resmi Cek Produk BPOM. Masukkan nama produk, merek, nomor izin edar, atau nama pendaftar ke kolom pencarian. Kemudian, pilih hasil yang paling sesuai dan baca detailnya. Melakukan Cek BPOM sebelum transaksi juga membantu konsumen mengajukan pertanyaan yang lebih spesifik kepada penjual jika ada informasi yang tidak cocok. Jika pencarian pertama tidak memberikan hasil, coba variasi ejaan nama atau masukkan nomor registrasi dengan teliti.

Anda juga dapat menggunakan BPOM Mobile. Buka aplikasi resmi, pilih fitur pencarian atau pemindaian kode 2D jika tersedia, lalu ikuti petunjuk pada layar. Setelah hasil muncul, bandingkan informasi aplikasi dengan kemasan fisik. Langkah ini membantu Anda mengidentifikasi ketidaksesuaian sebelum membeli atau menggunakan produk.

Jika Hasil Cek BPOM Tidak Ditemukan

Jika pencarian tidak menemukan produk, ulangi langkah dengan ejaan lain dan periksa kembali nomor yang tertera. Namun, hasil kosong dalam satu pencarian saja belum cukup untuk menyimpulkan bahwa produk ilegal. Kesalahan pengetikan, perbedaan penulisan, atau kategori yang belum dipahami dapat memengaruhi pencarian. Periksa kembali data dan mintalah klarifikasi melalui kanal resmi jika keraguan masih ada.

Jika nomor izin tampak tidak sesuai atau penjual tidak dapat menjelaskan asal produk, tunda pembelian sampai Anda memperoleh kejelasan. Catat nama produk, nomor pada kemasan, tempat pembelian, dan simpan foto label jika perlu menyampaikan pertanyaan kepada BPOM. Dengan informasi yang lengkap, petugas dapat memahami masalah yang Anda laporkan. Hindari menyebarkan tuduhan tanpa konfirmasi karena hasil pencarian yang tidak cocok belum menjelaskan seluruh keadaan produk.

Periksa Label dan Kemasan, Bukan Nomor Saja

Pengecekan izin edar sebaiknya disertai pemeriksaan fisik. Gunakan prinsip Cek KLIK: cek Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa. Pastikan kemasan tidak rusak, tulisan pada label terbaca, informasi produk jelas, dan tanggal kedaluwarsa belum lewat. Selain itu, ikuti petunjuk penyimpanan dan penggunaan yang tertera pada label.

Bagi pelaku usaha, pemeriksaan data juga penting sebelum memasarkan produk. Pastikan informasi pada kemasan sesuai dengan dokumen registrasi dan jangan menggunakan nomor izin edar milik produk lain. Pengecekan di situs BPOM membantu mencocokkan data produk yang sudah tercatat, tetapi tidak menggantikan kewajiban pendaftaran atau notifikasi yang berlaku. Jika Anda hendak mendaftarkan pangan olahan, pelajari persyaratan sesuai jenis dan karakteristik produk. Untuk kosmetik, obat, dan kategori lainnya, ikuti prosedur khusus yang berlaku.

Baca Juga: Registrasi Halal Murah: Begini Cara Cek Syarat & Biayanya!

Penutup

Pengecekan izin edar membantu konsumen mencocokkan informasi produk dengan catatan resmi BPOM. Gunakan situs Cek Produk atau BPOM Mobile, periksa nama dan nomor registrasi, lalu telusuri ketidaksesuaian melalui kanal resmi. Selain itu, periksa kondisi kemasan dan label sebelum membeli. Dengan langkah tersebut, konsumen dapat mengambil keputusan dengan lebih cermat. Cek BPOM menjadi salah satu langkah verifikasi, bukan satu-satunya ukuran keamanan atau mutu produk.

PT Legalita Raya Abadi dapat membantu pelaku usaha memahami kebutuhan administrasi dan menyiapkan langkah awal terkait legalitas usaha. Namun, pengajuan dan keputusan izin edar tetap mengikuti ketentuan serta kewenangan BPOM. Sebelum memasarkan produk, pastikan Anda memahami persyaratan yang sesuai dengan kategori produk dan menggunakan data yang benar.

Hubungi Kami Melalui: